Ketidakpastian dapat
dianggap sebagai suatu kekurangan informasi
yang memadai untuk membuat
suatu keputusan. Ketidakpastian
merupakan suatu permasalahan karena mungkin
menghalangi kita membuat suatu keputusan yang terbaik.
1. Aksi dibawah ketidakpastian,
penanganan pengetahuan yang tidak pasti, ketidakpastian dan keputusan rasional
Ketidakpastian dapat dianggap
sebagai suatu kekurangan informasi yang memadai untuk membuat suatu keputusan.
Ketidakpastian merupakan suatu permasalahan karena menghalangi dalam membuat
suatu keputusan yang terbaik bahkan dapat menghasilkan suatu keputusan yang
buruk. Dalam dunia medis, ketidakpastian dapat menghalangi pemeriksaan yang
terbaik untuk pasien dan dapat menghasilkan terapi yang keliru. Beberapa teori
ketidakpastian antara lain probabilitas klasik, probabilitas Bayes, teori
Hartley yang berdasar pada himpunan klasik, teori Shanon yang didasarkan pada
peluang, Teori Dempster-Shafer dan teori Fuzzy Zadeh.
Contoh-contoh klasik system pakar
yang sukses yang bergubungan dengan ketidakpastian adalah MYCIN yang berguna
untuk diagnose medis dan PROSPECTOR untuk eksplorasi mineral.
Suatu penalaran dimana adanya
penambahan fakta baru mengakibatkan ketidak konsistenan, disebut dengan
“Penalaran Non Monotonis”. Ciri-ciri penalaran tsb sebagai berikut
1. mengandung ketidakpastian
2. adanya perubahan pada pengetahuan
3. adanya penambahan fakta baru dapat
mengubah konklusi yang sudah terbentuk, misalkan S
adalah konklusi dari D, bisa
jadi S tidak dibutuhkan sebagai konklusi D + fakta baru
4. untuk mengatasi ketidakpastian maka
digunakan penalaran statistik.
Contoh aplikasi yang klasik
sistem pakar yang sukses sehubungan dengan ketidakpastian:
· MYCIN untuk diagnosa medis
· PROPECTOR untuk ekplorasi mineral
Banyak kemungkinan dan
ketidakpastian menyertai dalam masalah dan solusinya. Ada beberapa sumber dari
ketidakpastian, beberapa diantaranya adalah :
1. Masalah
Beberapa masalah meliputi
factor-faktor yang oleh sifat mereka, tidak pasti atau acak. Sebagai contoh,
dalam pengobatan, penyakit yang sama dapat member gejala yang berbeda untuk
pasien yang lain.
2. Data
Beberapa masalah mungkin memiliki
batasan yang kurang jelas bagi seseorang. Orang yang menghadirkan masalah
mungkin mengetahui beberapa fakta untuk kepastian, menuduh lainnya dan tidak
mengetahui lainnya. Angka-angka dan nilai-nilai dapat tidak tepat, ditebak atau
tidak diketahui.
3. Pakar
Manusia sering dapat memakai
pengetahuan mereka tanpa mengetahui secara eksplisit apa pengetahuan itu
sendiri. Mereka mungkin harus meningkatkan secara detail apa yang mereka
lakukan dan bagaimana dan tampak tak jelas atau bahkan bertentangan dengan
dirinya sendiri.
4. Solusi
Ada beberapa area tertentu dimana
tidak terdapat pakar yang diakui. Pakar sendiri mungkin tidak setuju satu sama lain
dan tak seorangpun dapat memutuskan solusi yang baik. Domain seperti itu dapat
berupa strategi militer.
2. Theorema Bayes
Theorema Bayes adalah sebuah
makanisme untuk mengkombinasikan kejadian baru dan kejadian yang ada yang
biasanya dinyatakan dalam probabilitas subjektif.Pendekan Bayesian didasarkan
pada probabilitas subjektif; probabilitas subjektif di sediakan untuk setiap
proposisi.Jika E adalah suatu kejadian (jumlah total dari semua informasi yang
terdapat dalam system),maka proposisi (P) memiliki hubungan dengan sebuah nilai
yang merepresentasikan probabilitas bahwa P menggambarkan semua kejadian E,
diturunkan menggunakan inferensi Bayesian.Theorema Bayes menyediakan sebuah
cara komputasi probabilitas dari
kejadiankejadian khusus dari suatu hasil observasi.Poin utama disini
adalah bukan bagaimana nilai ini diturunkan tetapi bagaimana kita tahu atau
darimana menginferensi suatu proposisi menjadi suatu nilai tunggal.
3. Ketidakpastian dan keputusan
rasional
Keputusan yang bersifat
rasional berkaitan dengan daya guna.
Masalah – masalah yang dihadapi merupakan masalah yang memerlukan pemecahan
rasional. Keputusan yang dibuat berdasarkan pertimbangan rasional lebih
bersifat objektif. Dalam masyarakat, keputusan yang rasional dapat diukur
apabila kepuasan optimal masyarakat dapat terlaksana dalam batas-batas nilai
masyarakat yang di akui saat itu.
Sumber :
https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwj-16a3mqXXAhVLvLwKHcgiD-4QFggpMAA&url=http%3A%2F%2Fratriptyas.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F28079%2FBAB_4_Pemberian_Alasan_Dibawah_Ketidakpastian.pdf&usg=AOvVaw3mv8W1rt6XO9MXNROskiRk
http://informatika.web.id/faktor-kepastian-certainty-factor.htm
http://informatika.web.id/faktor-kepastian-certainty-factor.htm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar